Saudaraku Jangan Golput


Saudaraku Jangan Golput

Oleh: Ustadz Dr. Firanda Andirja 

Hafidzahullah 

Ulama-ulama dunia menyerukan untuk memilih dalam demokrasi

1) Para ulama yg menyuruh nyoblos sangat banyak dan lebih senior (sy bin Baz, sykh albani, sykh utsaimin, al-lajnah Ad-daaimah, sykh Abdul Muhsin Al-Abbad, syakh sholeh 

al-luhaidan, Mufti arab saudi sykh Abdul Aziz 
alu syaikh, syaikh Nasir Asy-syatsri, sykh ali hasan, syaikh masyhur hasan, syaikh musa nashr, syaikh Ibrahim ar-ruhaili, sykh Abdul Malik romadoni al-Jazaairi, dan masih 
banyak yg lainnya).

Maka mengikuti ulama senior para orang tua 

yang tinggi ilmu dan ketakwaan mereka lebih 
utama daripada mengikuti pendapat para ustadz seperti kami.

2) Jika ada yg berkata : Para Ulama tdk tahu kondisi Indonesia, kita katakan :
- ini adalah tuduhan yg tdk beralasan dan terlalu dipaksa-paksakan. Karena masalah pemilu dan demokrasi adalah permasalahan yang umum menimpa banyak negeri kaum muslimin, seperti Yaman, Kuwait, iraq, al-jazaair dll

Sebagian ulama tersebut sering ke Indonesia, seperti syaikh Ali Hasan yang sudah 17 kali 

ke Indonesia, syaikh Ibrahim 
Ar-Ruhaili dan syaikh Abdurrozzaq yang 
sudah berulang-ulang ke Indonesia.
Diantara para ulama tersebut adalah syaikh 
Abdul Malik romadoni al-Jazaairi yang telah menulis buku khusus tentang politik (madaarikun nadzor) beliau pun menyuruh untuk memilih.

3) Jika ada yang berkata : para ulama juga 

bisa salah berfatwa. Maka kita katakan hal ini memang benar, namun jika para ulama saja bisa salah apalagi para ustadz yang berseberangan tentu bisa lebih salah lagi

4) Kaidah yg dipakai oleh para ulama adalah irtikaab akhoffu Ad-dororoin yaitu menempuh kemudorotan yang lebih ringan dalam rangka menjauhi kemudorotan yang lebih besar.

Dalil akan kaidah ini sangatlah banyak, diantaranya Nabi shallallahu 'alaihi 

wasallam lebih memilih membiarkan orang arab Badui kencing di mesjid nabawi dan melarang para sahabat yang hendak mencegah orang arab Badui tersebut karena pilihan para sahabat akan lebih fatal akibatnya. Hal ini bukanlah berarti nabi mendukung adanya kencing di mesjid !!

0 comments: